Perkuat Sinergi Kesehatan dan Akademik, Klinik Ash-Shiddiq Resmi Jalin Kerja Sama dengan Politeknik Bhakti Kencana

CIANJUR – Klinik Ash-Shiddiq resmi menjalin kerja sama strategis dengan Politeknik Bhakti Kencana melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS), Kamis (30/7). Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam memperluas jejaring pelayanan kesehatan sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan dan pendidikan. Prosesi penandatanganan yang berlangsung di Kampus Politeknik Bhakti Kencana ini menjadi tonggak awal sinergi antara kedua institusi. Selain memperkuat hubungan kelembagaan, kerja sama tersebut juga memberikan landasan hukum yang jelas bagi pelaksanaan berbagai program kolaboratif pada masa mendatang. Dihadiri Pimpinan Kedua Institusi Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi dengan dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan dari kedua belah pihak. Delegasi Klinik Ash-Shiddiq dipimpin oleh Direktur, Hj. Yuli Qodariyah, S.ST., M.MRS., didampingi Manajer Operasional Iwan Gunawan. Sementara itu, Politeknik Bhakti Kencana diwakili oleh Dr. Mubarok, S.Kom., S.H., M.M., M.H., M.Si. dan Dr. Edi Heriyadi, M.Si., serta turut didampingi Kepala Bagian Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), Kepala Bagian Kerja Sama, dan Kepala Subbagian Kerja Sama. Membuka Peluang Sinergi Melalui Program Studi Baru Usai penandatanganan, kedua institusi melanjutkan pertemuan dengan sesi diskusi mengenai berbagai peluang kerja sama. Dalam kesempatan tersebut, Politeknik Bhakti Kencana memaparkan rencana strategis pembukaan sejumlah program studi baru sebagai bagian dari pengembangan institusi. Rencana tersebut disambut positif oleh Klinik Ash-Shiddiq karena dinilai dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, khususnya dalam mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan serta pengembangan kompetensi tenaga profesional. Direktur Klinik Ash-Shiddiq, Hj. Yuli Qodariyah, S.ST., M.MRS., menyampaikan apresiasinya terhadap inovasi dan berbagai langkah pengembangan yang terus dilakukan oleh Politeknik Bhakti Kencana. Menurutnya, berbagai terobosan yang dihadirkan kampus tersebut menjadi potensi besar untuk membangun kolaborasi yang semakin luas dan memberikan manfaat bagi pengembangan layanan kesehatan maupun dunia pendidikan. Kolaborasi Pengembangan SDM Kerja sama ini tidak hanya berfokus pada aspek pelayanan kesehatan, tetapi juga mencakup pengembangan sumber daya manusia (SDM). Politeknik Bhakti Kencana membuka peluang bagi tenaga profesional yang memenuhi kualifikasi untuk berkontribusi sebagai tenaga kependidikan sesuai dengan kebutuhan institusi. Sebagai bagian dari upaya membangun kerja sama yang transparan dan berkelanjutan, Klinik Ash-Shiddiq juga menginisiasi pembahasan mengenai aspek teknis pelaksanaan program, termasuk mekanisme administrasi dan struktur pembiayaan. Dialog terbuka tersebut menjadi komitmen awal kedua belah pihak agar implementasi kerja sama dapat berjalan efektif, akuntabel, dan memberikan manfaat yang optimal bagi kedua institusi maupun masyarakat. Melalui penandatanganan MoU dan PKS ini, Klinik Ash-Shiddiq dan Politeknik Bhakti Kencana berharap dapat membangun kemitraan jangka panjang yang saling mendukung dalam pengembangan pendidikan, pelayanan kesehatan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dunia kesehatan dan pendidikan di Indonesia.
Perkuat Sinergi Dunia Kesehatan dan Pendidikan, Politeknik Bhakti Kencana Gelar Silaturahmi dan Rapat Koordinasi di Kampus Politeknik Bhakti Kencana Bersama RSUD Pagelaran

Kamis, 30 Juli 2026 – Dalam rangka meningkatkan kerja sama di bidang pelayanan kesehatan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM), Politeknik Bhakti Kencana mengadakan pertemuan silaturahmi sekaligus rapat koordinasi bersama jajaran RSUD Pagelaran yang dipimpin langsung oleh Direktur RSUD, dr. Irfan Nurfauzy, M.Kes. Pertemuan ini dilaksanakan secara langsung di kampus Politeknik Bhakti Kencana dan dihadiri dari pihak Politeknik Bhakti Kencana oleh Direktur IV Dr. Edi Heriyadi, M.Si., Kasubag Kerja Sama Kasjaya, S.AP., serta Ali Sybromalisi, S.I.Kom. Agenda yang berlangsung hari ini membahas berbagai potensi kolaborasi, mulai dari program praktik kerja lapangan/magang bagi mahasiswa tenaga kesehatan, peningkatan mutu pelayanan medis, hingga sinergi program pengabdian kepada masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, dibahas pula mengenai ketertarikan para karyawan RSUD Pagelaran yang ingin melanjutkan kuliah ke jenjang yang lebih tinggi. Hal ini disambut dengan sangat baik oleh Direktur RSUD Pagelaran sebagai upaya peningkatan kualifikasi dan kompetensi SDM di lingkungan rumah sakit. Melalui koordinasi ini, diharapkan tercipta hubungan yang saling mendukung antara institusi pendidikan tinggi kesehatan dengan rumah sakit sebagai fasilitas pelayanan kesehatan rujukan. Selain membahas peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pertemuan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan antara Politeknik Bhakti Kencana dan RSUD Pagelaran dalam menghadapi tantangan dunia kesehatan yang semakin dinamis. Kedua belah pihak sepakat bahwa kolaborasi antara institusi pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan memiliki peran penting dalam menciptakan tenaga kesehatan yang unggul, profesional, dan humanis. Direktur IV Politeknik Bhakti Kencana, Dr. Edi Heriyadi, M.Si., menyampaikan bahwa sinergi yang terjalin diharapkan mampu memberikan manfaat yang luas, baik bagi mahasiswa, tenaga kesehatan, maupun masyarakat. Melalui kerja sama yang berkelanjutan, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman praktik yang lebih optimal, sementara pihak rumah sakit dapat terus meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya manusianya. Sementara itu, Direktur RSUD Pagelaran, dr. Irfan Nurfauzy, M.Kes., menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat yang diberikan oleh Politeknik Bhakti Kencana. Ia berharap komunikasi dan koordinasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat melalui berbagai program yang berdampak nyata bagi pengembangan layanan kesehatan di Kabupaten Cianjur. Kegiatan silaturahmi dan rapat koordinasi ini menjadi bukti nyata komitmen kedua institusi dalam membangun ekosistem pendidikan dan pelayanan kesehatan yang terintegrasi. Ke depannya, Politeknik Bhakti Kencana dan RSUD Pagelaran akan terus menjajaki berbagai peluang kerja sama strategis sebagai langkah bersama dalam mencetak tenaga kesehatan yang kompeten, berdaya saing, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Politeknik Bhakti Kencana terus memperluas jaringan kemitraan sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi institusi, yaitu menjadi perguruan tinggi yang unggul, profesional, dan humanis.
Sinergi Strategis: DPMD, APDESI, dan Politeknik Bhakti Kencana Matangkan Agenda Lanjutan 1.000 Sarjana Desa di Cianjur

CIANJUR, 29 Juli 2026 – Akselerasi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan transformasi digital pedesaan di Kabupaten Cianjur memasuki tahap implementasi teknis. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) bersama Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Cianjur hari ini menggelar rapat koordinasi lanjutan di kantor DPMD guna mematangkan kolaborasi strategis bersama Politeknik Bhakti Kencana terkait program inovatif bagi masyarakat desa Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari diskusi sebelumnya guna memastikan kesiapan mobilisasi tim di lapangan. Dalam laporannya mengenai jadwal sosialisasi masif ke 32 kecamatan yang direncanakan pada Agustus mendatang, Dr. Mubarok, S.Kom., S.H., M.M., M.H., M.Si., selaku Ketua Yayasan, memberikan rincian operasional tim gabungan “Jadi teknisnya itu Pak mohon izin dalam 1 hari itu ada dua titik, titik pertamanya jam 09.00, titik keduanya jam 13.30 dalam 1 hari itu 16 titik. Karena 16 titik Jadi delapan tim gitu, Pak.” Selain membahas teknis kunjungan, Dr. Mubarok memaparkan empat pilar utama penyangga agenda sarjana desa ini. Pertama, program ini dicanangkan dengan target menjaring seribu peserta didik dari wilayah pedesaan untuk mendongkrak angka partisipasi pendidikan tinggi serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Cianjur secara kolektif Kedua, sistem pembelajaran dirancang melalui skema hybrid learning yang memberikan fleksibilitas bagi masyarakat di wilayah pelosok. Mahasiswa hanya diwajibkan mengikuti pertemuan tatap muka dan praktikum secara periodik di kampus, sementara seluruh materi serta administrasi akademik telah terintegrasi dalam satu platform digital yang mudah diakses tanpa kendala mobilitas harian Ketiga, pola pendidikan yang diterapkan mengacu pada standar vokasi politeknik yang menitikberatkan pada penguasaan praktik lapangan dibandingkan teori. Kurikulum ini dikombinasikan dengan perolehan berbagai sertifikasi kompetensi profesional guna memastikan setiap mahasiswa memiliki kualifikasi yang diakui oleh dunia industri. Terakhir, komitmen utama dari kerja sama ini adalah penyaluran kerja yang sudah dimulai sejak mahasiswa memasuki semester akhir. Pihak penyelenggara telah menyiapkan infrastruktur penempatan kerja internal dan kemitraan industri sehingga para lulusan nantinya dapat langsung terserap dalam dunia kerja sesuai bidang keahliannya masing-masing Melalui pembahasan lanjutan yang komprehensif ini, kolaborasi antara unsur pemerintah, organisasi desa, dan akademisi diharapkan dapat menjadi pionir dalam mewujudkan tata kelola desa yang cerdas sekaligus menghasilkan SDM yang kompetitif di tingkat nasional
Politeknik Bhakti Kencana Selenggarakan Fit and Proper Test Dosen, Verifikasi Administrasi dan Akademik, Pembekalan Kepegawaian, serta Penandatanganan Kontrak Kerja

Cianjur, 29 Juli 2026 – Dalam upaya memastikan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan profesional, Politeknik Bhakti Kencana menyelenggarakan rangkaian kegiatan Fit and Proper Test Dosen, Verifikasi Administrasi dan Akademik, Pembekalan Kepegawaian, serta Penandatanganan Kontrak Kerja Dosen. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses seleksi dan penguatan tata kelola sumber daya manusia guna mendukung penyelenggaraan pendidikan tinggi yang berkualitas. Rangkaian kegiatan diawali dengan verifikasi administrasi dan akademik terhadap para calon dosen. Proses ini bertujuan untuk memastikan kelengkapan dokumen, kesesuaian kualifikasi akademik, serta pemenuhan persyaratan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di lingkungan Politeknik Bhakti Kencana. Selanjutnya, para calon dosen mengikuti Fit and Proper Test sebagai tahapan untuk menilai kompetensi, integritas, komitmen, kemampuan komunikasi, serta kesiapan dalam menjalankan tugas sebagai tenaga pendidik. Melalui proses ini, institusi berharap dapat memperoleh dosen yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik yang baik, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai profesionalisme dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain proses seleksi, para dosen juga mendapatkan Pembekalan Kepegawaian yang memuat berbagai informasi mengenai budaya kerja, peraturan kepegawaian, hak dan kewajiban dosen, etika profesi, serta sistem tata kelola yang diterapkan di Politeknik Bhakti Kencana. Pembekalan ini diharapkan dapat membantu dosen baru beradaptasi dengan lingkungan kerja serta memahami visi, misi, dan arah pengembangan institusi. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilaksanakan Penandatanganan Kontrak Kerja Dosen sebagai bentuk komitmen bersama antara Politeknik Bhakti Kencana dengan para dosen dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional. Penandatanganan kontrak ini menjadi langkah awal dalam membangun hubungan kerja yang berlandaskan integritas, tanggung jawab, dan semangat untuk memberikan kontribusi terbaik bagi pengembangan institusi. Ketua Yayasan Politeknik Bhakti Kencana, Dr. Mubarok, S.Kom., S.H., M.M., M.H., M.Si, menyampaikan bahwa proses ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menghadirkan tenaga pendidik yang berkualitas. “Dosen merupakan ujung tombak dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi. Oleh karena itu, setiap tahapan seleksi, pembekalan, hingga penandatanganan kontrak kerja dilaksanakan secara menyeluruh untuk memastikan bahwa setiap dosen memiliki kompetensi, integritas, dan komitmen yang sejalan dengan visi Politeknik Bhakti Kencana dalam mencetak lulusan yang unggul, profesional, dan humanis,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, Politeknik Bhakti Kencana berharap seluruh dosen yang bergabung mampu menjalankan perannya secara optimal dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan didukung sumber daya manusia yang kompeten dan berintegritas, institusi optimis dapat terus meningkatkan mutu pendidikan serta menghasilkan lulusan yang siap memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sektor kesehatan dan masyarakat Indonesia.
DPMD Cianjur dan Politeknik Bhakti Kencana Tindak Lanjuti Program 1000 Sarjana Unggulan Desa

CIANJUR, 28 JULI 2026 — Sebagai tindak lanjut Program 1000 Sarjana Unggulan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cianjur menggelar pertemuan bersama Politeknik Bhakti Kencana di Kantor DPMD Kabupaten Cianjur. Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat koordinasi dan menyiapkan pelaksanaan program pendidikan tinggi bagi masyarakat desa di Kabupaten Cianjur. Dalam pertemuan tersebut, Politeknik Bhakti Kencana diwakili oleh Pak Ikhsan selaku Kasubag Kerja Sama dan Wakil Direktur IV Politeknik Bhakti Kencana, Dr. Edi Heryadi, M.Si. Sementara dari pihak DPMD Kabupaten Cianjur hadir Alqindi Muqtadir Suherlan selaku Kasubag Kepegawaian serta Latip Ridwan, S.IP., M.M. selaku Sekretaris DPMD Kabupaten Cianjur. Program 1000 Sarjana Unggulan Desa merupakan inisiatif pendidikan yang diarahkan untuk memperluas akses masyarakat desa terhadap pendidikan tinggi. Program ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia serta berkontribusi terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Cianjur. Melalui pendekatan sosialisasi langsung ke tingkat kecamatan dan desa, program ini membuka ruang bagi calon mahasiswa dan orang tua untuk memperoleh informasi, melakukan konsultasi, serta melengkapi proses pendaftaran secara lebih mudah. Keterlibatan pemerintah desa, kecamatan, sekolah SMA/SMK, Karang Taruna, PKK, dan unsur masyarakat menjadi penting agar informasi beasiswa dapat menjangkau warga secara merata. Selain mendorong pendidikan tinggi, program ini disiapkan untuk menjawab kebutuhan pembangunan desa. Mahasiswa yang berasal dari desa diharapkan memiliki kompetensi yang relevan dengan potensi wilayahnya, seperti pertanian, perikanan, manajemen bisnis, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan potensi desa. Pertemuan antara DPMD Kabupaten Cianjur dan Politeknik Bhakti Kencana ini akan kembali dilaksanakan dalam agenda berikutnya dengan pembahasan yang lebih lanjut dan lebih teknis. Agenda tersebut diharapkan dapat mematangkan mekanisme pelaksanaan program, pola sosialisasi di tingkat kecamatan dan desa, serta rencana kerja sama dengan desa-desa mitra. Politeknik Bhakti Kencana berkomitmen untuk menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Cianjur dalam mencetak generasi muda desa yang terdidik, kompeten, berkarakter, dan siap kembali membangun daerah asalnya.
Politeknik Bhakti Kencana dan RSUD Pagelaran Bahas Kerja Sama Strategis serta Program Beasiswa bagi Tenaga Kesehatan

Politeknik Bhakti Kencana melaksanakan kegiatan silaturahmi dan diskusi bersama RSUD Pagelaran dalam rangka memperkuat sinergi melalui penjajakan kerja sama di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia kesehatan. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Direktur RSUD Pagelaran, Bagian Kepegawaian, dan Bagian Keuangan, serta perwakilan dari Politeknik Bhakti Kencana. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi dengan membahas berbagai peluang kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi. Salah satu agenda utama dalam diskusi tersebut adalah pembahasan mengenai program beasiswa bagi tenaga kesehatan sebagai upaya memberikan kesempatan yang lebih luas kepada tenaga kesehatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi, meningkatkan kompetensi, serta mendukung pengembangan karier secara profesional. Melalui pertemuan ini, Politeknik Bhakti Kencana berharap terjalin kerja sama yang berkelanjutan dengan RSUD Pagelaran dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan. Sinergi antara institusi pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan diharapkan mampu menciptakan tenaga kesehatan yang unggul, profesional, dan humanis, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.