Politeknik Bhakti Kencana Gelar Test Potensi Akademik Gelombang 4 dan Bimbingan Teknis Pra-Kuliah bagi Mahasiswa Baru

Cianjur, 8 Agustus 2026 — Politeknik Bhakti Kencana (PBK) kembali melaksanakan rangkaian kegiatan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027 melalui Test Potensi Akademik (TPA) Gelombang 4 pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penerimaan mahasiswa baru sekaligus sebagai bagian dari upaya Politeknik Bhakti Kencana dalam mengenali potensi akademik calon mahasiswa sebelum memasuki lingkungan pendidikan tinggi. Selain pelaksanaan TPA, mahasiswa baru juga mengikuti Bimbingan Teknis Pra-Kuliah dan Overview Study. Kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan gambaran awal kepada mahasiswa mengenai kehidupan perkuliahan, sistem pembelajaran, budaya akademik, serta berbagai hal yang perlu dipersiapkan sebelum memulai proses pendidikan di Politeknik Bhakti Kencana. Melalui kegiatan bimbingan teknis ini, mahasiswa baru mendapatkan pemahaman mengenai alur dan sistem perkuliahan, pengenalan program studi, kegiatan akademik dan nonakademik, serta berbagai layanan yang tersedia di lingkungan kampus. Sesi overview study juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat bidang keilmuan dan prospek studi yang akan mereka jalani. Mahasiswa baru diharapkan mulai membangun kebiasaan positif sejak awal perkuliahan, seperti disiplin mengikuti kegiatan akademik, aktif dalam proses pembelajaran, mampu mengatur waktu, menjaga etika dalam berkomunikasi, serta memiliki tanggung jawab terhadap setiap tugas dan kewajiban sebagai mahasiswa. Pemahaman tersebut menjadi penting karena lingkungan perguruan tinggi memberikan ruang yang lebih luas bagi mahasiswa untuk berkembang. Mahasiswa tidak hanya berperan sebagai penerima informasi, tetapi juga dituntut untuk aktif mencari pengetahuan, berdiskusi, mengembangkan keterampilan, dan memanfaatkan berbagai fasilitas serta layanan akademik yang tersedia. Kegiatan berlangsung dengan antusias dan diikuti oleh mahasiswa baru dari berbagai program studi. Interaksi antara mahasiswa, dosen, dan tim akademik turut menciptakan suasana yang interaktif sehingga mahasiswa dapat mempersiapkan diri secara lebih baik menghadapi dunia perkuliahan. Interaksi antara mahasiswa, dosen, dan tim akademik turut menciptakan suasana kegiatan yang komunikatif dan interaktif. Mahasiswa diberikan ruang untuk memahami informasi yang disampaikan sekaligus mengenal lebih dekat lingkungan kampus yang akan menjadi tempat mereka menempuh pendidikan selama beberapa tahun ke depan. Antusiasme mahasiswa terlihat dari keterlibatan mereka selama kegiatan berlangsung. Berbagai informasi mengenai kehidupan perkuliahan menjadi hal yang penting bagi mahasiswa baru karena dapat membantu mereka memahami apa yang akan dihadapi ketika kegiatan akademik dimulai. Kegiatan ini sekaligus menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mulai membangun relasi dengan sesama mahasiswa dari berbagai latar belakang. Interaksi sejak awal diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun lingkungan pertemanan dan akademik yang positif, suportif, serta mampu mendorong mahasiswa untuk berkembang bersama. Kegiatan Pra-Kuliah juga menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri secara lebih menyeluruh. Memasuki perguruan tinggi bukan hanya tentang mendapatkan nilai akademik, tetapi juga tentang membangun karakter, kemampuan komunikasi, kerja sama, kepemimpinan, serta kemampuan menyelesaikan berbagai persoalan. Pemahaman tersebut menjadi penting karena lingkungan perguruan tinggi memberikan ruang yang lebih luas bagi mahasiswa untuk berkembang. Mahasiswa tidak hanya berperan sebagai penerima informasi, tetapi juga dituntut untuk aktif mencari pengetahuan, berdiskusi, mengembangkan keterampilan, dan memanfaatkan berbagai fasilitas serta layanan akademik yang tersedia. Melalui rangkaian kegiatan ini, Politeknik Bhakti Kencana berkomitmen untuk memberikan bekal awal yang komprehensif kepada mahasiswa baru, sehingga mereka tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga mampu beradaptasi dengan lingkungan perguruan tinggi dan berkembang menjadi lulusan yang Unggul, Profesional, dan Humanis. Selamat datang mahasiswa baru Politeknik Bhakti Kencana!Mari bersiap memulai perjalanan baru, tumbuh bersama, dan menjadi generasi tenaga profesional kesehatan yang berdaya saing serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Politeknik Bhakti Kencana Gelar Rapat Tindak Lanjut Program Beasiswa 1.000 Sarjana Desa Berprestasi

Politeknik Bhakti Kencana menggelar rapat tindak lanjut Program Beasiswa 1.000 Sarjana Desa Berprestasi sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat akses pendidikan tinggi bagi masyarakat desa melalui kerja sama strategis dengan DPC APDESI Kabupaten Cianjur. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian kegiatan Silaturahmi Akbar dan Forum Sinergi Kepala Desa se-Kabupaten Cianjur serta peluncuran Program Beasiswa 1.000 Sarjana Desa Unggul dan Berprestasi yang telah diselenggarakan pada Senin, 13 Juli 2026, di Kampus Politeknik Bhakti Kencana Cianjur. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Cianjur beserta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala desa, serta berbagai pihak yang memiliki komitmen dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten Cianjur. Rapat ini dilaksanakan sebagai upaya untuk menyusun langkah-langkah strategis dalam merealisasikan program beasiswa, mulai dari proses sosialisasi, mekanisme pendaftaran, proses seleksi, hingga pendampingan bagi para penerima manfaat. Melalui program ini, Politeknik Bhakti Kencana berharap semakin banyak putra-putri daerah yang memiliki kesempatan untuk menempuh pendidikan tinggi dan mengembangkan potensi diri sehingga dapat menjadi sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan desa serta peningkatan kualitas masyarakat di Kabupaten Cianjur. Program Beasiswa 1.000 Sarjana Desa Berprestasi diharapkan dapat menjadi wujud nyata sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah desa dalam menciptakan generasi muda yang berkualitas, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.
Politeknik Bhakti Kencana Cianjur Gelar Apel Rutin, Perkuat Kedisiplinan Civitas Akademika

Cianjur, 5 Agustus 2026 – Politeknik Bhakti Kencana Cianjur kembali melaksanakan kegiatan apel rutin civitas akademika yang bertempat di halaman kampus Politeknik Bhakti Kencana Cianjur. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen kampus dalam membangun budaya disiplin, tanggung jawab, serta memperkuat kebersamaan seluruh warga kampus. Apel rutin tersebut diikuti oleh seluruh civitas akademika Politeknik Bhakti Kencana Cianjur, mulai dari jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa. Melalui kegiatan ini, kampus terus mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang tertib, profesional, dan berintegritas. Apel Rutin sebagai Bentuk Penguatan Budaya Disiplin Kampus Pelaksanaan apel rutin di lingkungan Politeknik Bhakti Kencana Cianjur tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana komunikasi antara pimpinan dan seluruh civitas akademika. Kegiatan ini dimanfaatkan untuk menyampaikan arahan, informasi penting, serta membangun koordinasi yang lebih baik dalam mendukung perkembangan institusi. Pada kesempatan tersebut, apel dipimpin langsung oleh Wakil Direktur IV Politeknik Bhakti Kencana, Dr. Edi Heryadi, M.Si. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan pentingnya menjaga kedisiplinan, meningkatkan profesionalitas, serta memiliki rasa tanggung jawab dalam menjalankan peran masing-masing di lingkungan kampus. Dr. Edi Heryadi, M.Si. Sampaikan Pentingnya Kedisiplinan Civitas Akademika Dalam arahannya, Dr. Edi Heryadi, M.Si. menegaskan bahwa kedisiplinan merupakan salah satu nilai penting dalam membangun karakter dan budaya kerja yang positif. “Kedisiplinan merupakan bagian penting dalam membangun karakter dan profesionalitas. Melalui kegiatan apel rutin ini, diharapkan seluruh civitas akademika dapat terus meningkatkan semangat, tanggung jawab, serta memberikan kontribusi terbaik bagi institusi,” ujar Dr. Edi Heryadi, M.Si. Beliau juga berharap kegiatan apel rutin dapat menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa sehingga tercipta lingkungan kampus yang semakin solid. Komitmen Politeknik Bhakti Kencana Cianjur Membangun Kampus Profesional Sebagai salah satu perguruan tinggi yang berkomitmen terhadap peningkatan kualitas pendidikan, Politeknik Bhakti Kencana Cianjur terus berupaya menciptakan lingkungan akademik yang mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul. Melalui pelaksanaan apel rutin secara konsisten, Politeknik Bhakti Kencana Cianjur berharap seluruh civitas akademika dapat terus menjaga semangat kebersamaan, meningkatkan kedisiplinan, serta bersama-sama mendukung kemajuan dan perkembangan institusi.
Perkuat Sinergi Kesehatan dan Akademik, Klinik Ash-Shiddiq Resmi Jalin Kerja Sama dengan Politeknik Bhakti Kencana

CIANJUR – Klinik Ash-Shiddiq resmi menjalin kerja sama strategis dengan Politeknik Bhakti Kencana melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS), Kamis (30/7). Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam memperluas jejaring pelayanan kesehatan sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan dan pendidikan. Prosesi penandatanganan yang berlangsung di Kampus Politeknik Bhakti Kencana ini menjadi tonggak awal sinergi antara kedua institusi. Selain memperkuat hubungan kelembagaan, kerja sama tersebut juga memberikan landasan hukum yang jelas bagi pelaksanaan berbagai program kolaboratif pada masa mendatang. Dihadiri Pimpinan Kedua Institusi Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi dengan dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan dari kedua belah pihak. Delegasi Klinik Ash-Shiddiq dipimpin oleh Direktur, Hj. Yuli Qodariyah, S.ST., M.MRS., didampingi Manajer Operasional Iwan Gunawan. Sementara itu, Politeknik Bhakti Kencana diwakili oleh Dr. Mubarok, S.Kom., S.H., M.M., M.H., M.Si. dan Dr. Edi Heriyadi, M.Si., serta turut didampingi Kepala Bagian Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), Kepala Bagian Kerja Sama, dan Kepala Subbagian Kerja Sama. Membuka Peluang Sinergi Melalui Program Studi Baru Usai penandatanganan, kedua institusi melanjutkan pertemuan dengan sesi diskusi mengenai berbagai peluang kerja sama. Dalam kesempatan tersebut, Politeknik Bhakti Kencana memaparkan rencana strategis pembukaan sejumlah program studi baru sebagai bagian dari pengembangan institusi. Rencana tersebut disambut positif oleh Klinik Ash-Shiddiq karena dinilai dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, khususnya dalam mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan serta pengembangan kompetensi tenaga profesional. Direktur Klinik Ash-Shiddiq, Hj. Yuli Qodariyah, S.ST., M.MRS., menyampaikan apresiasinya terhadap inovasi dan berbagai langkah pengembangan yang terus dilakukan oleh Politeknik Bhakti Kencana. Menurutnya, berbagai terobosan yang dihadirkan kampus tersebut menjadi potensi besar untuk membangun kolaborasi yang semakin luas dan memberikan manfaat bagi pengembangan layanan kesehatan maupun dunia pendidikan. Kolaborasi Pengembangan SDM Kerja sama ini tidak hanya berfokus pada aspek pelayanan kesehatan, tetapi juga mencakup pengembangan sumber daya manusia (SDM). Politeknik Bhakti Kencana membuka peluang bagi tenaga profesional yang memenuhi kualifikasi untuk berkontribusi sebagai tenaga kependidikan sesuai dengan kebutuhan institusi. Sebagai bagian dari upaya membangun kerja sama yang transparan dan berkelanjutan, Klinik Ash-Shiddiq juga menginisiasi pembahasan mengenai aspek teknis pelaksanaan program, termasuk mekanisme administrasi dan struktur pembiayaan. Dialog terbuka tersebut menjadi komitmen awal kedua belah pihak agar implementasi kerja sama dapat berjalan efektif, akuntabel, dan memberikan manfaat yang optimal bagi kedua institusi maupun masyarakat. Melalui penandatanganan MoU dan PKS ini, Klinik Ash-Shiddiq dan Politeknik Bhakti Kencana berharap dapat membangun kemitraan jangka panjang yang saling mendukung dalam pengembangan pendidikan, pelayanan kesehatan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dunia kesehatan dan pendidikan di Indonesia.
Politeknik Bhakti Kencana dan Pemkab Cianjur Matangkan Kerja Sama Strategis untuk Percepatan Pembangunan SDM Daerah

CIANJUR, 31 JULI 2026 – Politeknik Bhakti Kencana bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur melalui Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah (TKKSD) resmi mematangkan rancangan Kesepakatan Bersama sebagai langkah strategis dalam memperkuat pembangunan daerah melalui sektor pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama strategis ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Cianjur) sekaligus memperluas akses pendidikan tinggi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendukung pengembangan pelayanan kesehatan masyarakat melalui sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Pertemuan finalisasi draf Kesepakatan Bersama tersebut berlangsung di Kampus Politeknik Bhakti Kencana pada akhir Juli 2026. Kegiatan ini menjadi tindak lanjut atas arahan Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi pembangunan yang berkelanjutan. Dalam pembahasan tersebut, kedua pihak menyepakati bahwa rancangan kerja sama akan menjadi dasar pelaksanaan program “Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam rangka Pembangunan Daerah Kabupaten Cianjur.” Selanjutnya, Kesepakatan Bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) tersebut akan dilaksanakan dan ditandatangani bersama oleh Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian dengan Direktur Politeknik Bhakti Kencana Achmad Mulyana sebagai bentuk komitmen resmi dalam memperkuat hubungan kerja sama antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan tinggi. Pembahasan finalisasi ini melibatkan Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah (TKKSD) Kabupaten Cianjur yang terdiri dari sejumlah perangkat daerah terkait, yakni Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Bagian Hukum Sekretariat Daerah, Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah, Dinas Kesehatan, serta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Masing-masing perangkat daerah memiliki peran strategis dalam memastikan kerja sama berjalan sesuai kebutuhan pembangunan daerah. BKAD melakukan peninjauan terhadap aspek penganggaran dan aset daerah, Bapperida mengoordinasikan aspek riset, inovasi, dan perencanaan pembangunan, sementara Bagian Hukum memastikan dokumen kerja sama sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku. Bagian Pemerintahan berperan dalam koordinasi administrasi kerja sama daerah, Dinas Kesehatan menyelaraskan kebutuhan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan pemenuhan standar pelayanan Puskesmas, sedangkan BKPSDM mengkaji pengembangan kompetensi serta profesionalisme sumber daya manusia. Ruang lingkup kerja sama yang dibahas mencakup berbagai bidang strategis, antara lain penyelenggaraan pendidikan, pengembangan penelitian dan inovasi daerah, kegiatan ilmiah, pemagangan mahasiswa, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan kompetensi sumber daya manusia, serta peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat. Dalam bidang pendidikan, kerja sama ini diarahkan untuk membuka peluang akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi masyarakat dengan konsep pembelajaran yang fleksibel dan terjangkau. Salah satu skema yang dibahas yaitu penerapan hybrid learning, yakni perpaduan pembelajaran daring dengan pertemuan tatap muka serta kegiatan praktikum di kampus secara berkala. Skema pembelajaran tersebut diharapkan mampu mengurangi hambatan biaya operasional dan transportasi bagi masyarakat, khususnya yang berada di wilayah dengan keterbatasan akses pendidikan, sehingga semakin banyak masyarakat dapat meningkatkan kompetensi dan kualitas sumber daya manusia. Pada sektor kesehatan, kerja sama ini diarahkan untuk mendukung percepatan program prioritas daerah, termasuk penanganan stunting serta penguatan pemenuhan standar 13 pelayanan di Puskesmas. Sementara terkait penugasan khusus maupun penempatan tenaga medis, pembahasan akan dikaji lebih lanjut melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) teknis agar sesuai dengan pola pengelolaan keuangan daerah, termasuk mekanisme Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Pelaksanaan kerja sama ini menggunakan skema Kerja Sama Daerah dengan Pihak Ketiga dengan berpedoman pada sejumlah regulasi, antara lain Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, serta Permendagri Nomor 22 Tahun 2020 tentang Kerja Sama Daerah. Kesepakatan Bersama tersebut direncanakan berlaku selama lima tahun dengan mekanisme monitoring dan evaluasi secara berkala sekurang-kurangnya satu kali dalam setahun untuk memastikan efektivitas dan keberlanjutan program. Setelah MoU ditandatangani oleh Bupati Cianjur dan Politeknik Bhakti Kencana, langkah berikutnya akan dilanjutkan melalui penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS) secara teknis bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, terutama dalam pelaksanaan program pendidikan, kesehatan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia. Dengan adanya kerja sama strategis ini, Pemkab Cianjur dan Politeknik Bhakti Kencana optimistis kolaborasi tersebut dapat menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi unggul, meningkatkan kualitas SDM daerah, serta mendukung percepatan pembangunan Kabupaten Cianjur secara berkelanjutan.
Perkuat Sinergi Dunia Kesehatan dan Pendidikan, Politeknik Bhakti Kencana Gelar Silaturahmi dan Rapat Koordinasi di Kampus Politeknik Bhakti Kencana Bersama RSUD Pagelaran

Kamis, 30 Juli 2026 – Dalam rangka meningkatkan kerja sama di bidang pelayanan kesehatan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM), Politeknik Bhakti Kencana mengadakan pertemuan silaturahmi sekaligus rapat koordinasi bersama jajaran RSUD Pagelaran yang dipimpin langsung oleh Direktur RSUD, dr. Irfan Nurfauzy, M.Kes. Pertemuan ini dilaksanakan secara langsung di kampus Politeknik Bhakti Kencana dan dihadiri dari pihak Politeknik Bhakti Kencana oleh Direktur IV Dr. Edi Heriyadi, M.Si., Kasubag Kerja Sama Kasjaya, S.AP., serta Ali Sybromalisi, S.I.Kom. Agenda yang berlangsung hari ini membahas berbagai potensi kolaborasi, mulai dari program praktik kerja lapangan/magang bagi mahasiswa tenaga kesehatan, peningkatan mutu pelayanan medis, hingga sinergi program pengabdian kepada masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, dibahas pula mengenai ketertarikan para karyawan RSUD Pagelaran yang ingin melanjutkan kuliah ke jenjang yang lebih tinggi. Hal ini disambut dengan sangat baik oleh Direktur RSUD Pagelaran sebagai upaya peningkatan kualifikasi dan kompetensi SDM di lingkungan rumah sakit. Melalui koordinasi ini, diharapkan tercipta hubungan yang saling mendukung antara institusi pendidikan tinggi kesehatan dengan rumah sakit sebagai fasilitas pelayanan kesehatan rujukan. Selain membahas peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pertemuan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan antara Politeknik Bhakti Kencana dan RSUD Pagelaran dalam menghadapi tantangan dunia kesehatan yang semakin dinamis. Kedua belah pihak sepakat bahwa kolaborasi antara institusi pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan memiliki peran penting dalam menciptakan tenaga kesehatan yang unggul, profesional, dan humanis. Direktur IV Politeknik Bhakti Kencana, Dr. Edi Heriyadi, M.Si., menyampaikan bahwa sinergi yang terjalin diharapkan mampu memberikan manfaat yang luas, baik bagi mahasiswa, tenaga kesehatan, maupun masyarakat. Melalui kerja sama yang berkelanjutan, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman praktik yang lebih optimal, sementara pihak rumah sakit dapat terus meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya manusianya. Sementara itu, Direktur RSUD Pagelaran, dr. Irfan Nurfauzy, M.Kes., menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat yang diberikan oleh Politeknik Bhakti Kencana. Ia berharap komunikasi dan koordinasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat melalui berbagai program yang berdampak nyata bagi pengembangan layanan kesehatan di Kabupaten Cianjur. Kegiatan silaturahmi dan rapat koordinasi ini menjadi bukti nyata komitmen kedua institusi dalam membangun ekosistem pendidikan dan pelayanan kesehatan yang terintegrasi. Ke depannya, Politeknik Bhakti Kencana dan RSUD Pagelaran akan terus menjajaki berbagai peluang kerja sama strategis sebagai langkah bersama dalam mencetak tenaga kesehatan yang kompeten, berdaya saing, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Politeknik Bhakti Kencana terus memperluas jaringan kemitraan sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi institusi, yaitu menjadi perguruan tinggi yang unggul, profesional, dan humanis.
Sinergi Strategis: DPMD, APDESI, dan Politeknik Bhakti Kencana Matangkan Agenda Lanjutan 1.000 Sarjana Desa di Cianjur

CIANJUR, 29 Juli 2026 – Akselerasi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan transformasi digital pedesaan di Kabupaten Cianjur memasuki tahap implementasi teknis. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) bersama Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Cianjur hari ini menggelar rapat koordinasi lanjutan di kantor DPMD guna mematangkan kolaborasi strategis bersama Politeknik Bhakti Kencana terkait program inovatif bagi masyarakat desa Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari diskusi sebelumnya guna memastikan kesiapan mobilisasi tim di lapangan. Dalam laporannya mengenai jadwal sosialisasi masif ke 32 kecamatan yang direncanakan pada Agustus mendatang, Dr. Mubarok, S.Kom., S.H., M.M., M.H., M.Si., selaku Ketua Yayasan, memberikan rincian operasional tim gabungan “Jadi teknisnya itu Pak mohon izin dalam 1 hari itu ada dua titik, titik pertamanya jam 09.00, titik keduanya jam 13.30 dalam 1 hari itu 16 titik. Karena 16 titik Jadi delapan tim gitu, Pak.” Selain membahas teknis kunjungan, Dr. Mubarok memaparkan empat pilar utama penyangga agenda sarjana desa ini. Pertama, program ini dicanangkan dengan target menjaring seribu peserta didik dari wilayah pedesaan untuk mendongkrak angka partisipasi pendidikan tinggi serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Cianjur secara kolektif Kedua, sistem pembelajaran dirancang melalui skema hybrid learning yang memberikan fleksibilitas bagi masyarakat di wilayah pelosok. Mahasiswa hanya diwajibkan mengikuti pertemuan tatap muka dan praktikum secara periodik di kampus, sementara seluruh materi serta administrasi akademik telah terintegrasi dalam satu platform digital yang mudah diakses tanpa kendala mobilitas harian Ketiga, pola pendidikan yang diterapkan mengacu pada standar vokasi politeknik yang menitikberatkan pada penguasaan praktik lapangan dibandingkan teori. Kurikulum ini dikombinasikan dengan perolehan berbagai sertifikasi kompetensi profesional guna memastikan setiap mahasiswa memiliki kualifikasi yang diakui oleh dunia industri. Terakhir, komitmen utama dari kerja sama ini adalah penyaluran kerja yang sudah dimulai sejak mahasiswa memasuki semester akhir. Pihak penyelenggara telah menyiapkan infrastruktur penempatan kerja internal dan kemitraan industri sehingga para lulusan nantinya dapat langsung terserap dalam dunia kerja sesuai bidang keahliannya masing-masing Melalui pembahasan lanjutan yang komprehensif ini, kolaborasi antara unsur pemerintah, organisasi desa, dan akademisi diharapkan dapat menjadi pionir dalam mewujudkan tata kelola desa yang cerdas sekaligus menghasilkan SDM yang kompetitif di tingkat nasional
Politeknik Bhakti Kencana Selenggarakan Fit and Proper Test Dosen, Verifikasi Administrasi dan Akademik, Pembekalan Kepegawaian, serta Penandatanganan Kontrak Kerja

Cianjur, 29 Juli 2026 – Dalam upaya memastikan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan profesional, Politeknik Bhakti Kencana menyelenggarakan rangkaian kegiatan Fit and Proper Test Dosen, Verifikasi Administrasi dan Akademik, Pembekalan Kepegawaian, serta Penandatanganan Kontrak Kerja Dosen. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses seleksi dan penguatan tata kelola sumber daya manusia guna mendukung penyelenggaraan pendidikan tinggi yang berkualitas. Rangkaian kegiatan diawali dengan verifikasi administrasi dan akademik terhadap para calon dosen. Proses ini bertujuan untuk memastikan kelengkapan dokumen, kesesuaian kualifikasi akademik, serta pemenuhan persyaratan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di lingkungan Politeknik Bhakti Kencana. Selanjutnya, para calon dosen mengikuti Fit and Proper Test sebagai tahapan untuk menilai kompetensi, integritas, komitmen, kemampuan komunikasi, serta kesiapan dalam menjalankan tugas sebagai tenaga pendidik. Melalui proses ini, institusi berharap dapat memperoleh dosen yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik yang baik, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai profesionalisme dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain proses seleksi, para dosen juga mendapatkan Pembekalan Kepegawaian yang memuat berbagai informasi mengenai budaya kerja, peraturan kepegawaian, hak dan kewajiban dosen, etika profesi, serta sistem tata kelola yang diterapkan di Politeknik Bhakti Kencana. Pembekalan ini diharapkan dapat membantu dosen baru beradaptasi dengan lingkungan kerja serta memahami visi, misi, dan arah pengembangan institusi. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilaksanakan Penandatanganan Kontrak Kerja Dosen sebagai bentuk komitmen bersama antara Politeknik Bhakti Kencana dengan para dosen dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional. Penandatanganan kontrak ini menjadi langkah awal dalam membangun hubungan kerja yang berlandaskan integritas, tanggung jawab, dan semangat untuk memberikan kontribusi terbaik bagi pengembangan institusi. Ketua Yayasan Politeknik Bhakti Kencana, Dr. Mubarok, S.Kom., S.H., M.M., M.H., M.Si, menyampaikan bahwa proses ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menghadirkan tenaga pendidik yang berkualitas. “Dosen merupakan ujung tombak dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi. Oleh karena itu, setiap tahapan seleksi, pembekalan, hingga penandatanganan kontrak kerja dilaksanakan secara menyeluruh untuk memastikan bahwa setiap dosen memiliki kompetensi, integritas, dan komitmen yang sejalan dengan visi Politeknik Bhakti Kencana dalam mencetak lulusan yang unggul, profesional, dan humanis,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, Politeknik Bhakti Kencana berharap seluruh dosen yang bergabung mampu menjalankan perannya secara optimal dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan didukung sumber daya manusia yang kompeten dan berintegritas, institusi optimis dapat terus meningkatkan mutu pendidikan serta menghasilkan lulusan yang siap memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sektor kesehatan dan masyarakat Indonesia.
DPMD Cianjur dan Politeknik Bhakti Kencana Tindak Lanjuti Program 1000 Sarjana Unggulan Desa

CIANJUR, 28 JULI 2026 — Sebagai tindak lanjut Program 1000 Sarjana Unggulan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cianjur menggelar pertemuan bersama Politeknik Bhakti Kencana di Kantor DPMD Kabupaten Cianjur. Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat koordinasi dan menyiapkan pelaksanaan program pendidikan tinggi bagi masyarakat desa di Kabupaten Cianjur. Dalam pertemuan tersebut, Politeknik Bhakti Kencana diwakili oleh Pak Ikhsan selaku Kasubag Kerja Sama dan Wakil Direktur IV Politeknik Bhakti Kencana, Dr. Edi Heryadi, M.Si. Sementara dari pihak DPMD Kabupaten Cianjur hadir Alqindi Muqtadir Suherlan selaku Kasubag Kepegawaian serta Latip Ridwan, S.IP., M.M. selaku Sekretaris DPMD Kabupaten Cianjur. Program 1000 Sarjana Unggulan Desa merupakan inisiatif pendidikan yang diarahkan untuk memperluas akses masyarakat desa terhadap pendidikan tinggi. Program ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia serta berkontribusi terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Cianjur. Melalui pendekatan sosialisasi langsung ke tingkat kecamatan dan desa, program ini membuka ruang bagi calon mahasiswa dan orang tua untuk memperoleh informasi, melakukan konsultasi, serta melengkapi proses pendaftaran secara lebih mudah. Keterlibatan pemerintah desa, kecamatan, sekolah SMA/SMK, Karang Taruna, PKK, dan unsur masyarakat menjadi penting agar informasi beasiswa dapat menjangkau warga secara merata. Selain mendorong pendidikan tinggi, program ini disiapkan untuk menjawab kebutuhan pembangunan desa. Mahasiswa yang berasal dari desa diharapkan memiliki kompetensi yang relevan dengan potensi wilayahnya, seperti pertanian, perikanan, manajemen bisnis, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan potensi desa. Pertemuan antara DPMD Kabupaten Cianjur dan Politeknik Bhakti Kencana ini akan kembali dilaksanakan dalam agenda berikutnya dengan pembahasan yang lebih lanjut dan lebih teknis. Agenda tersebut diharapkan dapat mematangkan mekanisme pelaksanaan program, pola sosialisasi di tingkat kecamatan dan desa, serta rencana kerja sama dengan desa-desa mitra. Politeknik Bhakti Kencana berkomitmen untuk menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Cianjur dalam mencetak generasi muda desa yang terdidik, kompeten, berkarakter, dan siap kembali membangun daerah asalnya.
Politeknik Bhakti Kencana dan RSUD Pagelaran Bahas Kerja Sama Strategis serta Program Beasiswa bagi Tenaga Kesehatan

Politeknik Bhakti Kencana melaksanakan kegiatan silaturahmi dan diskusi bersama RSUD Pagelaran dalam rangka memperkuat sinergi melalui penjajakan kerja sama di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia kesehatan. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Direktur RSUD Pagelaran, Bagian Kepegawaian, dan Bagian Keuangan, serta perwakilan dari Politeknik Bhakti Kencana. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi dengan membahas berbagai peluang kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi. Salah satu agenda utama dalam diskusi tersebut adalah pembahasan mengenai program beasiswa bagi tenaga kesehatan sebagai upaya memberikan kesempatan yang lebih luas kepada tenaga kesehatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi, meningkatkan kompetensi, serta mendukung pengembangan karier secara profesional. Melalui pertemuan ini, Politeknik Bhakti Kencana berharap terjalin kerja sama yang berkelanjutan dengan RSUD Pagelaran dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan. Sinergi antara institusi pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan diharapkan mampu menciptakan tenaga kesehatan yang unggul, profesional, dan humanis, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.